Minggu, 07 Maret 2010

Bahasa Indonesia (reportase)


JAKARTA, - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan malam ini, Senin (8/3/2010) sekitar pukul 22.00 akan bertolak ke Canberra untuk mengawali kunjungan (kenegaraan) ke Australia dan Papua Nugini.

Presiden akan berada di Australia sampai tanggal 11 Maret 2010. Selanjutnya Presiden akan berkunjung ke Papua Nugini tanggal 11-12 Maret 2010. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Persda Network, Kunjungan ke Australia ini, semula direncanakan pada bulan November 2009 setelah menghadiri KTT APEC di Singapura. Namun karena padatnya kegiatan Presiden di dalam negeri, kunjungan itu ditunda dan akhirnya bisa dilaksanakan pada kesempatan kali ini.

Selama di Australia, Presiden akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Persemakmuran Australia dan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Kevin Rudd. Kedua pemimpin dijadwalkan untuk membicarakan hubungan dan kerjasama bilateral, serta isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian masyarakat dunia.
Selanjutnya, Presiden akan menerima Ketua Oposisi Tony Abbot dan menyampaikan pidato di hadapan sidang gabungan Parlemen Australia di Canberra. Selain itu, Presiden pun akan melangsungkan forum bisnis dengan para pengusaha di Sydney.

Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional Dinno Pattijalal mengatakan, kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke Australia mempunyai arti yang strategis untuk menjaga momentum peningkatan hubungan yang selama ini dibangun. Australia adalah negara yang sangat penting bagi Indonesia.

"Presiden Yudhoyono ingin membangun hubungan kerja yang konstruktif serta hubungan pribadi yang erat dengan PM Rudd. Banyak kerjasama yang dapat dilakukan oleh Indonesia dan Australia, seperti dalam bidang ekonomi, lingkungan hidup dan perubahan iklim serta pembangunan," katanya.